Minggu, 04 November 2012

Kepangan untuk Ikat Pinggang


Oleh Nur Hasnah Afdillah,
Ikat pinggang sering digunakan pria atau wanita pada rok atau celana yang terasa longgar atau kebesaran yang berguna untuk mengencangkan pada bagian pinggang, kini sabuk beralih fungsi sebagai aksesori untuk menunjang penampilan. Peletakkan sabuk sekarang bukan hanya di rok atau celana melainkan pada baju atasan. Beralihnya fungsi sabuk menjadikan para penjahit kreatif membuat berbagai bentuk macam sabuk dengan warna-warna yang berbeda. Tidak hanya bentuk dan motifnya yang berbagai macam, bucklenya pun dibuat tidak kalah menarik dengan menggunakan warna yang netral.
Kepang biasanya digunakan untuk model rambut. Namun kini model tersebut juga digunakan untuk ikat pinggang. Ikat pinggang kepangan sudah ada dari akhir tahun 2010 hingga sampai kini dan masih disenangi kaum hawa. Modelnya yang simpel, fleksibel dan banyak variasi warna yang menarik mempermudah pemakai untuk memadukan dengan gaun yang dipakainya. Warnanya yang beragam bisa disesuaikan dengan warna-warna pada baju yang dimiliki dan dengan model apa saja cocok dugunakan. Berdasarkan penuturan Rahma Ataimini atau yang akrab disapa Atai, memakai sabuk kepang alasannya melihat Dian Pelangi memakai sabuk kepang yang terlihat modis dan cantik membuatnya tertatik untuk mengikutinya, karena itu ia mengkoleksi ikat pinggang kepang bukan hanya satu tetapi lebih dari itu ia mengkoleksi berbagai macam warna yang disesuaikan dengan warna baju.
Masih banyak model ikat pinggang selain kepangan, seperti two leaf fashion beth, obi longtorso besar, sabuk kristal candi, sabuk cowboy, dan lain-lain. Bagi para wanita yang ingin tampil modis, tidak ada salahnya memaduakn sabuk dengan blus atau baju panjang. Dan yang ingin tampil santai, ikat pinggang kepangan ini juga cocok digunakan dengan tetap menjaga fashionnablenya. Aksesori ini membuat tubuh tidak kelihatan gemuk karena sabuk ikat pinggang kepangan bisa membentuk siluet tubuh yang ramping.

Sepatu Lukis nan Manis


Oleh Muflihatul Maulidyah
Setiap orang membutuhkan alas kaki yang sesuai dengan individu tersebut. Tersedia banyak pilihan alas kaki pasaran kini. Dari mulai yang harganya murah sampai ke yang mahal. Dengan berbagai macam pilihan bahan seperti; kulit, karet, plastik, beludru, kanvas dan lain-lain. Tak ketinggalan pula kini banyak tersedia pilihan motif beragam.
Trend sepatu lukis sudah bnayak digandrungi para remaja sekarang ini, dikarenakan sepatu tersebut bisa dilukis sesuai dengan keinginan mereka. Sepatu lukis ini bisa digunakan untuk menyalurkan bakat seni lukis individu tersebut. Sekarang ini, banyak remaja SMA bahkan mahasiswa yang menggunakan sepatu lukis ini. Dengan pilihan lukisan yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Bagi yang tidak bisa melukis bisa menggunakan pelukis yang memang ada di outlet sepatu tersebut tanpa harus kita sendiri yang melukisnya. Bagi yang mempunyai bakat melukis bisa melukis sendiri di outletnya langsung dengan dipandu oleh pelukis aslinya.
Kisaran harga sepatu lukis ini sangat terjangkau mulai dari seharga Rp 60.000,00 sampai dengan Rp 130.000,00. Harga disesuaikan dengan tingkat kesulitan lukisan yang dipesan. Menggunakan sepatu lukis ini akan terlihat unik. Proses pembuatan yang mengandalkan sentuhan tangan bisa memastikan tidak ada sepatu yang menggunakan motif yang sama. Bahan yang terbuat dari kanvas tidak akan menimbulkan lecet dikaki dan terasa ringan. Walaupun begitu, merawat sepatu lukis ini susah susah gampang. Karena medianya lukisan, sehingga jika kita tidak merawatnya dengan benar pastinya sepatu lukis tersebut akan rusak. Sedikit tips cara merawat sepatu lukis bagi para pembaca yang mungkin tertarik untuk memesan ataupun sudah memiliki sepatu lukis ini.
  1. Untuk menghilangkan debu dari sepatu lukis sebaiknya menggunakan sikat berbulu halus. Sikat sepatu dengan perlahan dan hati-hati. Hal ini untuk menghindari goresan pada sepatu.
  2. Jika sepatu terkena noda menempel, maka kita dapat mencucinya dengan menggunakan sabun lembut tanpa pemutih. Pemutih dapat mengakibatkan warna sepatu memudar atau bahkan hilang.
  3. Saat mencuci sepatu, usahakan untuk tidak merendam sepatu. Hal ini dapat merusak sepatu. Beri air secukupnya, cuci dan kemudian segera keringkan.
  4. Untuk mengeringkan sepatu lukis cukup diangin-anginkan saja. Hindari terik matahari langsung karena dapat merusak bentuk dan juga gambar.
  5. Jika bagian gambar terkena noda, maka cukup bersihkan dengan menggunakan kain atau tissue basah. Jangan sikat bagian gambar dengan kencang.
  6. Usahakan untuk tidak terlalu lama membiarkan noda menempel pada sepatu. Jika sepatu terkena noda, maka segeralah bersihkan dengan kain atau tissue basah. Hal ini untuk menghindari penggunaan sabun.

Bagi pembaca yang berdomisili di Yogyakarta dan mungkin tertarik untuk memesan sepatu lukis ini yang manis ini, bisa langsung order lewat Facebook dengan langsung mengklik : http://www.facebook.com/pages/Sepatu-Lukis-Sketsa-Wajah-Jogja-Rindu-Order/319510891401385

Ikat Pinggang Ber-Kulit


Oleh Muhammad Abdul Kholiq,
Mencoba ingat kembali , dahulu fungsi ikat pinggang hanya sebatas pengikat celana agar rapi, tidak melorot, serta mempunyai bentuk yang tidak bervariasi. Seiring perkembangan zaman, fungsi ikat pinggang tidak lagi hanya sebatas itu. Walaupun peranannya bukan sebagai kebutuhan pokok fashion, akan tetapi di zaman modernitas ini peran dan fungsi dari ikat pinggang sangat diperhatikan untuk menambah penampilan agar lebih kece dan percaya diri.
Sesuai dengan pola pikir manusia yang kreatif, sangat kita rasakan bagaimana pesatnya kemajuan model ikat pinggang. Bilamana dulu sering kita jumpai ikat pinggang yang hanya monoton dan terlihat biasa aja, akan tetapi sekarang ikat pinggang sudah didesain dengan beragam jenis dan modenya. Beberapa ada yang terbuat dari kulit, rotan dan lain sebagainya, terutama ikat pinggang untuk kaum pria.
Di indonesia terdapat banyak usaha yang memproduksi ikat pinggang, akan tetapi dari ribuan pengrajin Indonesia ini ada satu yang unik dan menarik yakni Kerajinan Kulit Dusun Manding, Desa Sabdodadi, Bantul, Yogyakarta. Dusun manding sudah terkenal sebagai sentra kerajinan kulit sejak tahun 1970-an. Kerajinan kulit di desa ini dipelopori oleh tiga pemuda setempat, yaitu Prapto Sudarmo, Ratno Suharjo, dan Wardi Utomo. Keahlian mengolah kulit mereka dapatkan ketika bekerja di sebuah perusahaan kulit di Kota Yogyakarta pada tahun 1947. Pada tahun 1958, mereka memutuskan untuk pulang kampung dan mendirikan usaha sendiri dengan memproduksi tas, jaket, ikat pinggang dan lain-lain.
Dwijo Hadi Suyono, pemilik Toko Selly Kusuma mengisahkan, sejak ketiga orang itu merintis usaha kerajinan kulit di Manding, banyak warga yang tertarik mengikuti jejak mereka. Lambat laun banyak warga setempat yang berprofesi sebagai perajin kulit. Pada tahun 1970-an, dusun ini pun mulai menjelma sebagai kerajinan kulit. Semua kerajinan di desa manding di produksi oleh bahan dasar kulit, mulai dari sepatu, tas, aksesoris dan ikat pinggang. Ikat pinggang yang di produksi oleh desa manding merupakan produk berkualitas tinggi, dan di produksi dengan segala macam kreatifitas dan menyesuaikan dengan model terkini. Ada ikat pinggang yang berbentuk rajutan, ada juga yang di desain seperti nampak kulit aslinya dengan di tambahi stenlis untuk menciptakan kesan elegan bagi pria yang memakainya.

Jam Cincin yang Minimalis


Oleh Annisa Hudaningtyas
Bagaimanakah seseorang dapat mengetahui waktu? Jawabannya adalah dengan jam. Jam merupakan suatu alat penunjuk waktu yang berjumlah 24 jam, dari pukul 12 sampai kembali ke pukul 12 lagi dengan rotasi perputaran 360 derajat. Saat belum ditemukannya jam modern, masyarakat dulu menggunakan jam pasir sebagai alat penunjuk waktu. Dan seiring berkembangnya pengetahuan, kini penunjuk waktu atau jam sudah tersedia dalam berbagai bentuk. Awalnya jam berada di ruang tamu sebagai pemanis ruangan dan diletakkan pada dinding sehingga disebut jam dinding.
Karena kurang mudah dipindah kemana-mana mengingat ukurannya yang besar, maka para pebisnis menciptakan jam yang lebih kecil dan mudah dibawa dan seringnya ditemukan dikamar-kamar anak muda. Jam tersebut diberi nama jam weker. Masih merasa kurang ringkas, maka pebisnis mencari penemuan yang sekiranya laris dipasaran dan diciptakan lah jam tangan. Jam tangan adalah penunjuk waktu yang dikenakan dipergelangan tangan dengan menggunakan tali atau rantai untuk mengikatnya.
Jam tangan terdiri dari berbagai macam bentuk dan jenis. Ada yang terbuat dari tali karet, tali rantai, besi dan lain-lain, mereknya pun bervariasi. Hampir setiap orang mengenakan jam tangan untuk membantunya mengetahui waktu. Tapi bagaimana dengan jam cincin? Jam dan cincin adalah dua benda yang berbeda, kalau jam dikenakan dipergelangan tangan sedangkan cincin dikenakan dijari tangan. Jam cincin adalah penemuan terbaru karena para customer menginginkan sesuatu yang berbeda. Jangan kuatir dengan ukuran jam cincin karena ukurannya dapat disesuaikan dengan cincin anda.
Kelebihan jam cincin adalah unik dan lebih simple untuk dibawa kemana-mana, tapi bagi orang yang tidak terlalu suka dengan aksesoris yang mencolok mungkin akan kurang menyukai jam cincin tersebut. Jam cincin berbandol harga lebih mahal daripada jam tangan. Hal ini wajar mengingat sulitnya pembuatan jam cincin dengan ukurannya yang kecil sehingga harus lebih teliti. “Memangnya ada ya mbak? jam bentuk cincin? saya malah belum pernah liat tuh…”, seloroh seorang pembeli bernama Novi yang saya temui disebuah toko aksesoris.

Senin, 29 Oktober 2012

“Sikecil” Yang Hebat



Oleh Ahmad Subhi
Tahukah anda dengan kamera Olympus? Ya, ia adalah salah satu produsen kamera yang sejak dulu telah melahirkan berbagai jenis kamera, baik digital, Digital Single Lensa Reflex (DSLR), dan masih banyak lagi lainnya.
Awalnya Olympus merupakan salah satu produsen lensa yang cukup terkenal didunia, tetapi dengan perkembangan zaman dan  teknologi membuat Olympus tidak hanya memproduksi lensa saja melainkan juga memproduksi kamera.
Salah satu produk kamera olympus yang menjadi kesayangan para pecinta alam adalah Olympus Tough 320. Kamera ini mempunya banyak kelebihan dibandingkan dengan kamera sekelasnya. Kelebihan tersebut antara lain: lensa pasti bagus (lensa lebih besar), water proof, sox proof, dust proof, support to video 3D TV, fitur pop art (warna lebih cerah), fitur fish eye tanpa mengganti lensa.
Begitu banyak kelebihan yang dimiliki kamera ini, membuat salah seorang petualang kampus mengabadikan momen di berbagai puncak gunung di Indonesia menggunakan Olympus Tough 320. Dia adalah Limpung, teman-teman memanggilnya.
Limpung adalah seorang petualang yang sering menjelajah daerah –daerah yang ada di Indonesia, baik berupa sungai, gunung, goa, dan juga hal – hal yang menantang lainnya.
Sebagai seorang yang cinta dengan petualang pastinya harus memiliki atau mengabadikan moment – moment yang tidak bisa dilupakanya. “ selain kelebihan tadi, dari segi harga kamera ini termasuk murah dengan berbagai kelebihan, bentuknya juga kecil sehingga enak dibawa kemana – mana.
         Kamera ini telah menemani Limpung hampir 3 tahun, dia merasa kamera ini sangatlah pas untuknya, dengan berbagai aspek yang menjadi kelebihan dari kamera ini. Banyak juga temen – temen petualang saya yang menggunakan kamera ini, mereka juga yang menjadikan saya menggunakan kamera Olimpus ini, “Limpung”. Jadi apakah anda berminat dengan “sikecil” ini?

Sarung Berbagai Kelas


Oleh Nur Hasnah Afdilah
Terdapat banyak model baju yang menutup syar’i untuk kaum hawa mulai dari bawahan, atasan, krudung, hingga mekena. Distro wanita lebih banyak daripada pria. Walaupun lebih sedikit banyak pria yang dalam berpakaian tetap modis, bahkan sarung yang dianggap hanya untuk ibadah tetap diperhatikan. Modelnya pun bervariasi hingga benang untuk pembutan sarung sangat diperhatikan secara detail guna menarik konsumen.
Macam-macam sarung di Indonesia beragam, di Pekalongan sendiri sarung harganya bervariasi mulai dari harga yang paling mahal sarung B.H.S hingga harga yang paling murah Rp 25.000,00 rupiah. Bapak Ma’mun seorang pengusaha yang memiliki perusahaan penyulingan cengkeh merupakan kolektor sarung. Beberapa sarung yang ia koleksi antara lain B.H.S, Wadimor, Ketjubung, Atlas, Gajah Duduk, Sutra Bali, Cap Manggis, HBI, dan Pulau Mas.
Beliau juga menambahkan dari sekian brand yang disebutkan yang paling mahal adalah B.H.S karena campuran sutranya lebih banyak. Seperti B.H.I Motifnya pun bermacam-macam mulai klasik hingga modern. Sedangkan Ketjubung lebih menitikkan pada klasik dan wadimor yang lebih cenderung dengan model kotak-kotak. Pada tahun 2012 merek terkenal mempunyai terobosan baru dengan benang sepuluh ribu seperti Wadimor, Gajah Duduk, dan Atlas. Pada tahun 2010 variasi model sarung Ketjubung masih tenun biasa, tahun 2011 tenun mulai dicampur dengan serat nanas dan sekarang pada tahun 2012 tenun sudah dicampur dengan sutra.
Tak hanya laki-laki, wanita-wanita di pondok pesantren atau ibu-ibu yang lanjut usia  pun memakai sarung. Mayoritas memakai sarung batik. Macam sarung batik diantaranya canting, tulis, cap dan sablon. Sarung untuk wanita mempunyai bahan yang berbeda dengan pria. Untuk wanita mempunyai bahan yang lembut dan ‘jatuh’. Sarung wanita yang bermodel canting dan cap biasanya dikenakan pada acara pengajian, arisan, dan kondangan sedangkan yang cap dan sablon untuk pemakaian sehari-hari.

Desain Elegan, Harga Menawan


Oleh Zaka Putra Ramdani
Tak dapat dipungkiri jika kita suka bergaya. Dengan bergaya akan membantu kita mengeluarkan berbagai rasa yang dialami. Saat berlibur, bersantai, berkumpul dengan keluarga akan menjadi tempat aktualisasi diri dengan beragam ekspresi kesenangan. Bentuk aktualisasi diri ini bisa menjadi momen yang tak terlupakan.
Namun tak ada artinya jika segala ekspresi kesenangan itu tak terabadikan dalam gambar. Casio kembali mempromosikan produk terbarunya. Kamera digital yang satu ini dapat dijadikan bekal alternatif pilihan keluarga dalam berlibur.
Nanda, seorang pengelola Fujifilm Digital Camera menyebutkan Casio tahun ini banyak mempromosikan produk terbarunya. Salah satunya QV-R200, kamera digital yang dibenderol dengan harga promosi hingga akhir tahun 2012. “Kamera digital yang satu ini dibanderol oleh Casio dengan harga Rp 750.000,00 rupiah saja hingga akhir tahun”, paparnya saat ditemui di Ramai Mall lantai III.
Berbagai fitur menempel di kamera digital yang satu ini. Selain desainnya yang kecil dan elegan, QV-R200 sudah dibekali dengan memori 8 GB untuk setiap pembelian. Dengan lensa 14 Megapixel, 26 mm wide angle lens, dan 5X optical zoom menmbah daya potret yang maksimal dalam berbagai suasana kekeluargaan. Untuk LCD sendiri, alat memotret yang satu ini dipasangi dengan Large LCD  dengan ukuran 2,7” / 6,86 cm. Cukup menawan bukan?
Casio juga menawarkan berbagai pilihan warna untuk kamera digital QV-R200. Selain warna silver, juga tersedia warna-warna lainnya seperti ungu, hitam, dan putih. Dengan adanya variasi warna ini diharapkan para calon konsumen tertarik untuk memilikinya. Kelebihan QV-R200 lainnya terletak pada baterai yang fleksibel. “Baterainya bisa diganti dengan baterai Olympus, Ben-Q, Kodak, dan Fuji”, tutur Nanda di akhir penjelasan. Kamera Casio QV-R200 akan melengkapi suasana berlibur keluarga anda dengan fitur dan desain yang elegan dan harga yang terjangkau.

Mukena Batik Yang Cantik

Oleh Laelatul Pathia


Keberagaman merupakan ciri khas Indonesia. Beragam bahasa, budaya, adat istiadat, ras, makanan, bahkan gaya hidup. Tak heran jika Indonesia banyak dikunjungi wisatawan dari luar negeri. Keberagaman tersebut harus dipelihara sebagai bagian dari aset kekayaan negara, Kekayaan yang tak bisa dijual serta diakui oleh sembarang individu maupun Negara lain.
Salah satu kekayaan budaya kita adalah batik. Batik yang merupakan salah satu aset yang dimiliki Indonesia tepatnya dari Jawa Tengah ini selalu indah untuk dipakai. Batik yang dahulu terkesan tua dan norak sudah banyak diminati oleh remaja dan anak-anak karena karya desainer Indonesia yang inovatif dalam menciptakan pakaian batik agar lebih terlihat modis dan simple.
Inovasi desainer-desainer ini bukan tanpa alasan. Mereka menciptakan model-model baru agar batik menarik digunakan pada era ini. Butik Larasati Batik misalnya, butik ini memproduksi aneka mukena yang didesain cantik dengan padu padan warna-warni yang cerah dan apik, berbahan dingin, serta nyaman dikenakan untuk beribadah.
Mukena-mukena tersebut dibuat secara eksklusif  karena tiap warna dan motif dibuat dalam jumlah terbatas. Mukena ini sangat cocok untuk remaja. Mukena Larasati Batik ini dijual mulai dari harga Rp 160.000,00 sampai Rp 200.000,00. Butik yang beralamat di jalan Imogiri Timur KM 9 Dusun Jati Rt. 06 Wonokromo Pleret Bantul ini menyediakan berbagai macam produk dengan bahan dasar batik, seperti seragam kantor, sarimbit, baju dewasa, baju anak, aksesoris, souvenir, dan lain-lain.
Seperti penuturan Mila, “Saya suka dengan kreasi batik di Larasati Butik ini, karena simple dan tidak terlihat tua, selain itu juga harganya cukup terjangkau untuk kelas mahasiswi, ya lumayanlah bisa menyisihkan dari uang jajan”, kata mahasiswi salah satu Universitas di Yogyakarta ini sambil tersipu malu.
Diakui oleh Irma salah seorang pegawai di Larasati Butik ini, mukena merupakan produk yang paling banyak dicari menjelang hari raya Idul Adha ini. “Kalau sekarang yang paling banyak dicari mukena batik sih mbak, selain harganya murah, mukena batik juga nyaman dipakai karena bahannya halus dan tidak panas”, tegasnya.
Jadi, untuk para remaja tak ada salahnya memakai batik tanpa takut terkesan norak dan tua. Dan yang paling membanggakan adalah kita dapat melestarikan salah satu kebudayaan Indonesia dalam ritual ibadah sehari-hari kita. Ayo gunakan batik kapan pun dan dimana pun...