Senin, 12 November 2012

Mahkota Kerudung

Oleh Lailatul Pathia
Jilbab sudah familiar dipakai oleh perempuan Indonesia dengan berbagai macam gaya. Mereka sudah tidak ragu dalam menggunakan jilbab dengan sebutan-sebutan yang tak enak didengar, misalnya norak, tidak trendy, bahkan ketinggalan zaman. Sexy bukan hanya tampil dengan mengumbar aurat, memakai rok mini, tank top. Perempuan berjilbab sudah tak kalah ‘sexy’dengan mereka. Karena saat ini, jilbab sudah mengalami tingkat pemakaian, motif yang beragam serta harga terjangkau. Inilah yang kemudian membuat jilbab lebih menarik. .
Bagaimana cara berjilbab ‘sexy’ dan sesuai syari’at Islam? Sudah banyak trend hijab di televisi yang digunakan artis ibu kota dan diikuti oleh kalangan masyarakat. Aksesoris jilbab misalnya. Aksesoris beragam yang digunakan artis ibu kota sudah banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat agar lebih menarik dan modis.
Aksesoris jilbab memang merupakan salah satu ornamen pelengkap yang penting untuk para hijabers. Fungsi utamanya adalah untuk menghias apabila  jilbab yang dikenakan berwarna polos dan terkesan membosankan. Berbagai varian akesoris jilbab kini bisa dengan mudah ditemukan di toko serta online shop manapun. Mulai dari bros berbagai motiv bahkan headband yang sedang banyak digunakan saat ini.
Headband atau bandana biasa digunakan untuk mengatur rambut yang berantakan. Namun sekarang headband dijadikan aksesoris jilbab multifungsi dengan bentuk kepangan melingkar dikepala. Selain itu headband juga bisa digunakan sebagai ikat pinggang bermotif kepang. Headband bisa digunakan sebagai pemanis untuk acara tidak formal sampai acara formal seperti pesta pernikahan, pesta ulang tahun, aktivitas kampus, rapat koordinasi dikator,. Satu kelebihan dari headband ini juga ialah kita tidak membutuhkan waktu lama untuk menggenakannya, tanpa harus pergi ke salon, praktis dan efisien.
Aksesoris jilbab headband ini sangat mudah didapatkan di toko terdekat. Hanya dengan harga Rp. 19. 000, 00 sampai Rp. 40. 000, 00 kita sudah bisa tampil modis dan trendy berhijab. Headband tak hanya terbuat dari daur ulang kain pasmina, banyak juga variasi produk headband dengan motif besi. Headband bisa menjadi inspirasi aksesori jilbab yang wajib kita miliki sebagai pelengkap serta mempercantik penampilan anda saat berjilbab.

Menikmati Musik Bersama Simbadda

Oleh: Ahmad Subhi
Banyak orang menggunakan speaker tambahan atau eksternal, karena meninginkan suara musik yang lebih baik dan mantap. Salah satu speaker eksternal yang cukup terkenal dan sering digunakan oleh masyarakat indonesia adalah Simbada.
Speaker produk cina ini memiliki beberapa keunggulan. Selain harganya terjangkau, kualitasnya juga tidak diragukan. Sehingga wajar jika banyak orang indonesia menggunakan speaker simbada dalam kehidupan sehari-harinya.
Salah satunya adalah Rosyid, begitulah temen-temannya memanggil, dia merupakan salah seorang yang suka menggunkan speaker eksternal Simbada untuk menikmati musik yang dia suka. “Saya suka memilki speaker eksternal Simbada dengan berbagai kelebihan yang ada pada speaker ini” ungkapnya.
Hal yang paling membuat Rosyid tertarik pada speaker Simbada adalah kalitas Bass yang bagus, kemudan awetnya.
Beberapa kelebihan yang ada pada speaker eksternal Simbada antar lain: kualitas Bass bagus dibandingkan dengan speaker lainnya, desain menarik, awet, harga terjangkau, kualitas suara bagus.itu hanya beberapa kelebihan yang ada pada speaker Simbada, karena masih banyak lagi lainnya. Jadi apakah anda berminat dengan speaker ini?


Korean High Style

Oleh Adi Supriyanto
Model korea dalam dunia fashion sekarang sedang berdemam dan merajalela kepelosok-pelosok desa maupun kota. Terlihat gaya kita yang semakin cool (keren) membuat diri kita semakin percaya diri untuk menjalani aktifitas di luar untuk berbaur kepada masyarakat luas.
“Aku merasa nyaman memiliki model rambut korea”, kata joko seorang mahasiswa ilmu Komunikasi di UIN Sunan Kalijaga. Karena ingin mengikuti perkembangan mode dan style rambut, Joko seakan merasa dirinya tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
Dengan gaya rambut yang semakin popular di kalangan remaja dan dengan model cepak di bagian kepala bisa menjadi alternative pilihan Korean model hair untuk mereka pecinta rambut korea. Seringkali model zig-zag maupun dibuat sarang laba-laba juga mereka gemari yang mengidentifikasikan bahwa mereka penggemar film Spidermen, contohnya.
Tak salah memiliki idola untuk menyesuaikan berbagai gaya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sehingga mereka juga akan meniru mulai dari perlengkapan fashion yang sang idola gunakan. Jika melihat kehidupan saat ini, banyak group band yang masuk dalam permusikan local maupun mancanegara. SuJu (Super Junior) misalnya. Dari group band ini banyak remaja yang meniru gaya mereka mulai dari gaya rambut, gaya berpakaian, gaya berjas, hingga gaya bersepatu. Itulah mengapa sebabnya anak muda lebih mudah meniru style korea khususnya karena banyak saat ini idola mereka mengemas gaya korea.
“Saya senang sekali dengan lagu-lagu Super Junior. Sudah lagunya enak didengar bahkan personil Super Junior pun tampan, cakep dan modis abis. Membuat aku semakin terpesona oleh gaya dan wajah yang tampan itu. Sampai-sampai di kamarku pun saya penuhi poster-poster personil group band Super Junior” kata Nia seorang Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.




Ketika Headseat Kabel Tak lagi Menarik

Oleh Tafiqurrahman
Perkembangan teknologi memaksa orang untuk bersikap dan berperilaku praktis. Komputer pada era 90-an terlihat kontras dengan komputer sekarang. Baik dari segi ukuran, kualitas maupun fasilitas. Dulu orang memiliki computer sudah dikatakan sebagai orang hebat dan kaya, tapi sekarang justru orang yang memakai komputer permanen dikatakan sebagai “ketinggalan jaman”.
Pendapat itu disampaikan Folly Akbar, mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Dakwah UIN Sunan Kalijaga saat ditemui oleh wartawan kenaligayamu.com beberapa waktu lalu. Perkembangan teknologi yang paling menonjol akhir-akhir ini, menurut mahasiswa semester lima ini adalah penggunaan teknologi nirkabel. “Hampir perlengkapan elektronik sekarang sebisa mungkin menghindari penggunaan kabel. Seperti wireless, keyboard bluetooth, mouse bluetooth sampai pada headseat bluetooth” tambahnya.
Sehingga jangan terkejut jika kita sekarang melihat sebuah headseat yang dipasang di telinga tanpa kabel, sambil pemiliknya menirukan sebuah lagu bahkan berbicara sendiri. “Perkembangan headseat bluetooth ini telah mendefiniskan ulang seni berbicara menggunakan hanphone” Kata Ali Mahmudi, mahasiswa Aqidah Filsafat UIN Sunan Kalijaga, semester sebelas.
Menurutnya, orang semakin manja dengan perkembangan tekonologi, tidak ada kabel, tidak ada aktivitas tangan. Hanya dengan menempatkan headseat di telinga sebelumnya.
Namun, pendapat ini berbeda dengan Nur Sa’adah, mahasiswa semester tiga, jurusan Adab dan Budaya UIN Sunan Kalijaga. Adanya headseat bluetooth, kita dapat melakukan dua kegiatan sekaligus. Misalnya, kita dapat menyapu sambil menelphone. Hal ini dapat dilakukan tanpa adanya kendala yang cukup serius.
Selain itu, dengan headseat bluetooth dapat mengurasi resiko kesehatan. “Saya pernah mendapat informasi bahwa terlalu banyak memegang telepon didekat telinga dapat meningkatan resiko kesehatan. Contohnya adalah tumor otak” terang Sa’adah.
Begitupula dengan terlalu sering menggunakan headseat juga akan mengakibatkan kerusakan pendengaran, bahkan sampai pada ke-tuli-an. Apalagi dengan headseat yang menggunakan Bluetooth, pasti memiliki daya radiasi lebih besar daripada headseat yang memakai kabel biasa. “Meski begitu saya sarankan untuk memaki headseat baik itu pakai kabel atau tidak, saat menelpon dalam waktu lama” pesan Sa’adah.

Harajuku, Style a La Japan

Oleh Muhammad Abdul Kholiq
Gaya rambut telah ada sejak lama. Hingga seiring perkembangan zaman modernitas fashion rambut dari negara asingpun mewabah di Indonesia. Produk budaya Jepang yang banyak disukai oleh warga Indonesia, khususnya kalangan remaja yakni komunitas penggemar cosplay atau fashion gaya Jepang yang disebut Harajuku.
Harajuku merupakai style fashion dari jepang yang merepresentasikan dari budaya negara jepang. Seiring dengan perkembangan Harajuku, budaya yang dulunya berasal dari Jepang inipun kemudian banyak diadopsi oleh banyak negara tetangga, misalnya Korea dan negara asia lainnya.
Banyak remaja-remaja yang kemudian berkelompok untuk mendirikan komunitas demi menggabungkan kesamaan hobi mereka. Salah satu komunitas yang saya jumpai yang menyukai style Harajuku. Mereka adalah komunitas Vern yang ada di Daerah Istimewa Yogjakarta. Vern merupakan salah satu kelompok Cosplay Cabarette yang terkemuka di Jogja. Dapat dikatakan bahwa komunitas Cosplay ini lain daripada yang lain karena tidak hanya menampilkan berbagai kostum anime atau manga saat berpartisipasi pada event-event yang berbau Jepang, tetapi juga menampilkan Cosplay-kabaret dan berbagai kreasi koreografi yang unik.
Komunitas Vern ini terbentuk pada tanggal 28 April 2006. Awal mula terbentuknya Vern tidak lepas dari pengaruh besar dua ‘tetua’ Vern sekarang yaitu Rachma dan Nunung. Sebelum Vern terbentuk, Rachma dan Nunung sudah kerap kali mengikuti lomba-lomba Cosplay dan tidak tanggung-tanggung mereka berhasil meraih posisi sebagai juara dalam tiap perlombaannya.
Selain komunitas Vern saya juga menjumpai seorang pemuda kelahiran nganjuk yaitu Ali Ma’ruf. Dia merupakan salah satu pecinta Harajuku. Saking sukanya dengan style Harajuku sampai-sampai Mas Ali ini mempunyai sapaan hangat “Hayde Ali Takarai” yang mencerminkan nama-nama Jepang.
Sapaan Hayde Ali Takarai terinspirasi dari fokalis band Japanes rock L~ARC~EN~CIEL/LARUKU yang bernama Hayde Takarai. Hayde Alee Takarai (sapaan ali) menyukai style Harajuku semenjak umur 17 tahun pada saat dia duduk di bangku SMA. Sampai di bangku kuliahpun dia semakin suka dengan mode fashion harajuku, hal itu terlihat dari busana yang ia kenakan, potongan rambut dan selera music band Japanes rock.
Style harajuku memiliki nilai yang unik dan memiliki suatu nilai lebih dari fashion-fashion lainnya. “Saya suka style Harajuku karena harajuku merupakan salah satu budaya dari negara jepang yang kemudian diolah menjadi suatu tren fashion di kalangan anak muda mudi jepang, fashion harajuku juga menginspirasi saya agar bisa mencintai dan menghargai budaya negara sendiri, saya rasa hal ini bisa di contoh oleh negara Indonesia.” Jelas Ali.


Batik Lebar yang Digemari

Oleh Nur Hasnah Afdila
Batik merupakan warisan nenek moyang zaman dahulu yang hingga saat ini yang masih dilestarikan. Biasanya motif batik dijadikan sebagai motif dasar kain dan pakaian. Namun, kini telah banyak produk yang menggunakan motif batik itu sendiri sebagai pola dasarnya. Seperti tas, rok, kerudung, bahkan hingga kasesoris. Motif batik telah menjadi sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dan tentunya batik menjadi salah satu hasil budaya serta kearifan lokal di Indonesia.
Berbicara soal batik, ada salah satu produk berbentuk kerudung yang memiliki pola batik dimana pada saat ini sangat tenar di kalangan remaja dan orang tua yaitu kerudung scarf batik. Kerudung ini berbentuk persegi panjang dengan bercorak batik yang tampak dikedua sisinya. Di Yogyakarta, kerudung scarf batik ini sudah menjadi salah satu tren yang membumi. Dan salah satu tempat yang menjual kerudung jenis ini adalah Toko Az-Zikra di Pasar Beringharjo lantai 2.
Di toko ini, jenis kerudung yang mendominasi adalah kerudung jenis scarf, namun kita juga bisa menjumpai jenis kerudung lainnya di sini. Berdasarkan penuturan Yanti, salah satu pramuniaga toko tersebut, jenis kerudung scarf batik bermacam-macam ada blue berry, pashmina metalik, benang emas, hingga silver. Biasanya omset penjualan kerudung ini akan meningkat drastis ketika musim haji atau umroh. Selain itu, banyak yang mengorder kerudung scarf batik ini sebagai oleh- oleh sanak keluarga dari luar jawa. Bahkan pada saat mendekati lebaran pun kerudung scarf ini banyak diminati para kaum hawa.
Biasanya, Toko Az- Zikria melakukan pembelian grosir langsung kepusatnya di Jakarta. Yanti mengatakan kerudung scraf batik hanya ada di Jakarta saja dan kami ambil langsung dari sana, karena di kota-kota batik seperti solo atau Pekalongan hanya menjual kain batik yang biasanya dikota tersebut dijadikan baju, celana, dan rok.
Awal mula kerudung scarf ini berasal dari China dan India, seteleh itu masuk ke Indonesia dan motif dari kerudung ini dibentuk dengan pola batik, sesuai dengan budaya Indonesia itu sendiri.




Korean Style Ala Jilbabers

Oleh Anisa Huda Ningtyas
Para penduduk negara Indonesia bahkan dunia sedang dilanda demam Korea. Dari mulai film, musik, maupun band korea membanjiri Indonesia tanpa bisa dibendung lagi karena memang pasar yang menginginkan segala hal yang berkaitan dengan label Korea tersebut.
Fashion merupakan bisnis yang tak akan lekang dimakan oleh waktu karena fashion merupakan kebutuhan dasar setiap orang. Saat ini di kalangan remaja Indonesia sangat mengikuti fashion a-la Korea. Berbagai fashion ala Korea sangat dijadikan acuan buat bergaya.
Dan kini fashion Korean Style menjadi trend para anak muda. Hampir setiap saat kita bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seru dan menghibur dari artis-artis korea yang rata-rata berwajah oriental. Hal tersebut tentu saja berdampak pada ketertarikan pasar terhadap berbagai atribut yang dikenakan oleh para artis Korea tersebut, dari mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kalangan yang paling terhipnotis dengan Korean Style tersebut pastinya para anak muda, sampai gaya fashion pun mereka tertarik dengan orang-orang Korea.
Apa yang ada dipikiran anda jika melihat fashion orang korea ? Pasti hal yang pertama kali muncul adalah tinggi dan seksi. Itulah yang sering di katakan segelintir orang apabila melihat seseorang dengan menggunakan fashion Korean style. Memang bukan tanpa alasan mengapa hal tinggi kerap di selipkan dalam cara berpakaian a-la Korean tersebut. Dikarenakan fisik orang Korea tersebut tinggi-tinggi dan tak terlalu besar, makanya tak salah jika sebagian besar baju Korea semuanya diset seperti itu. Lantas bagaimana penerapan fashion tersebut di Indonesia? Tentunya akan terasa janggal karena perlu kita ketahui juga jika fisik orang Indonesia sendiri memang tak setinggi orang korea kebanyakan.
Fisik orang Indonesia lebih condong pendek dan gempal, mungkin di rasa akan kurang cocok apabila penduduk Indonesia terutama para anak mudanya mengadopsi cara berpakaian orang-orang asal negeri gingseng tersebut, Tapi bukan orang Indonesia namanya jika tidak pintar berkreasi, kebanyakan baju Korea untuk penduduk Indonesia saat ini telah banyak mengalami modifikasi dari segi ukuran, tetapi untuk model dan jenisnya masih meng-copy mentah-mentah ala Korean Style. Berbagai fashion berkarakter dan bergaya khas Korea melanda outlet-outlet pakaian dan aksesoris diberbagai kota di Indonesia.
Korean style tidak hanya terbatas pada fashion rambut saja, karena baju ala korea pun kini dapat ditemui di setiap sudut kota. Korea style tidak hanya diperuntukkan cewek yang tidak memakai kerudung saja, tapi karena style nya yang simple dan ringan membuat para jilbabers dapat mengombinasikan pakaian mereka menjadi seperti para artis korea tapi tetap tidak melanggar syariat yang ada. Dengan mengenakan celana atau rok warna-warna cerah, dipadukan cardigan dan shawl sebagai penutup rambutnya membuat para cewek muslimah ini terlihat cantik dan anggun menawan. Jadi buat temen-temen yang pakai jilbab jangan khawatir gak bisa berdandan a-la Korea.

Minggu, 04 November 2012

Generasi Baru Samsung


Oleh Zaka Putra Ramdani

Siapa mengira perkembangan teknologi komunikasi bakal terjadi secara pesat. Hal tersebut membuat berbagai perangkat komunikasi juga sampai pada era layar sentuh. Nokia, Samsung, iPone, Apple hingga brand-brand china beramai-ramai memproduksi handphone layar sentuh dengan beragam fitur dan desain. Kali ini kita akan melirik Galaxy Note. Dipopulerkan oleh Samsung pada pertengahan tahun 2011, Galaxy Note mengusung Android sebagai Operating Systemnya (OS).
Menggunakan Android Operating System, Samsung Galaxy Note dibekali beragam fitur cantik dan elegan. Khususnya Samsung Galaxy SIII kelengkapan diantaranya Android 4.0 Ice Cream Sandwich, 1,4 GHz Quad Core Processor, Rear Camera 8 MP, 1,8 MP Front Camera, 4,8” HD Super AMOLED Display, 16 MB Internal Memory, Micro SD Eksternal Memory Up to 64 GB, Free 50 GB Storage From Dropbox for 2 years.
Dibanderol dengan harga tujuh juta rupiah, Galaxy Note mengusung tagline “Desaigned for Humans” di mana kalimat tersebut menekankan bahwa Samsung mengkhususkan Galaxy Note memang didesain untuk “manusia”. Pernyataan tersebut didukung dengan berbagai fitur yang bisa dibilang baru dan tak dapat ditemukan pada Samsung Android yang satu ini. Fitur-fitur tersebut antara lain S Beam, Pop Up Play, Best Photo.
Dengan mengaktifkan fitur S Beam pengguna bisa berbagi file hanya dengan menempelkan sesame Galaxy Note SIII.mendekatkan kedua ponsel. Kemudian Pop Up Play berfungsi untuk multitask, artinya pengguna dapat bekerja dengan memanfaatkan banyak tools dalam waktu yang bersamaan. Pada fitur Best Photo pengguna dapat meng-capture gambar atau foto dalam sekali tekan, sungguh luar biasa.
Generasi baru Samsung dengan mengusung sekaligus mempopulerkan Android sebagai OS-nya merupakan terobosan handal di era modern ini. Seperti yang diceritakan Dhimas salah seorang konsumen Samsung Galaxy, walaupun ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Samsung dalam bersaing dengan para kompetitornya. “Samsung Galaxy dengan tagline Designed for Humans sangat luar biasa. Ia merupakan pesaing berat Blacberry dan mari kita tunggu generasi baru Samsung Galaxy Note SIII”, tuturnya saat ditemui.