Jumat, 12 Oktober 2012

Makin Lama Makin Diburu

Oleh Irma Suryani
Bicara soal modofikasi penampilan, memang perempuan ahlinya. Apalagi di era industri yang pesat seperti saat ini di mana dunia style selalu mengalami perkembangan setiap harinya. Mereka khususnya para perempuan selalu ingin tampil menarik di muka umum. Mulai dari asesoris rambut hingga ujung kaki.
Untuk memenuhi kebutuhan bergaya tersebut saat ini banyak outlet pakaian dan butik tersebar di mana-mana. Mereka menyediakan berbagai alternatif  pilihan kepada perempuan untuk memoles penampilan mereka menjadi lebih menarik. Baju, kerudung, tas, sepatu, hingga manik-manik seperti gelang dan cincin dengan berbagai variasi yang tentunya  menggoda kaum hawa. Tak ayal jika perempuan selalu tampil beda dari hari ke hari.
Membahas beragam outlet pakaian yang menjadi destinasi para perempuan di Yogyakarta, outlet pakaian perempuan De Pujha Mode bisa dibilang merupakan satu dari ribuan outlet pakaian yang ramai dikunjungi. Tiara salah seorang pengelola outlet tersebut memaparkan setiap harinya tempat tersebut tidak pernah sepi dari pengunjung. Mereka bervasiasi mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga.
Berbagai macam kebutuhan untuk penampilan perempuan disediakan di sana. Baju, celana, kebaya, kerudung, tas, dompet, dan beragam asesoris yang menarik perhatian. “Kebanyakan dari pengunjung mencari sepatu dan pakaian”, ujar Tiara saat ditemui di De Pujha Mode. Kebanyakan dari pengunjung menaruh minat sepatu dengan corak tinggi atau yang biasa disebut wedget yang harganya berkisar antara 100 hingga 200 ribu rupiah.
Sedangkan untuk beragam jenis baju, pengunjung lebih banyak tertarik pada pakaian-pakaian lengan panjang. “Kalau untuk jenis-jenis pakaian, kebanyakan dari pengunjung membeli aneka long dress”, lanjut Tiara. Untuk merk sendiri di oulet ini beragam jenisnya.

Saat Gadget Jadi "Mainan" Anak

Oleh Ahmad Subhi
Saat teknologi semakin maju, berbagai gadget selalu meluncurkan terobosan terbaru. Di hampir semua kalangan masyarakat, gadget merupakan hal yang ‘harus’ dimiliki. Baik digunakan untuk kebutuhan maupun hanya sekadar sebagai gaya hidup.
Di Indonesia hampir semua orang memiliki gadget. Dari orang-orang dewasa bahkan sampai anak-anak. Padahal gadget memiliki sisi positif dan negatif, tergantung dari si pemakai. Namun faktanya banyak anak-anak yang belum tahu cara penggunaan gadget yang bijaksana.
Saat ini banyak anak-anak yang menggunakan yang mereka peroleh dari orang tua mereka. Harusnya orang tua wajib menjaga dan  mengarahkan anak-anak dalam penggunaan gadget agar tidak mengarah kearah yang negatif. Tapi hanya sedikit orang tua yang melakuka hal tersebut.
Kebanyakan anak-anak menggunakan gadget hingga mereka lupa akan kewajiban yang seharusnya dilakukan. Hampir semua waktu mereka digunakan untuk bermain gadget, hingga mau tidurpun mereka masih bermain gadget. Salah satu faktor yang menyebabkan itu adalah kelalaian orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak-anak mereka.

Jumat, 05 Oktober 2012

Lagi, Pameran Komputer di JEC

Oleh Zaka Putra R. 
Setelah tahun lalu sukses menyelenggarakan pameran komputer, Yogyakomtek tahun ini kembali digelar. Acara yang dipelopori oleh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) Daerah Istimewa Yogyakarta ini resmi dibuka 29 September dan telah usai  3 Oktober 2012 lalu.
Bertempat di Jogja Expo Center (JEC), tema Yogyakomtek yang diangkat pada pameran kali ini ialah ‘Touch Me’. Susanto, selaku ketua pantia penyelenggara menjelaskan tema tersebut sengaja dipilih karena gadget tablet (red: PC touch screen) saat ini sedang ramai di pasar komputer. “Dan kami ingin mensosialisasikan kepada para konsumen baik dari kalangan masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa mengenai produk tablet yang baru saja popular dipasar gadget”, jelasnya saat ditemui di kantor sekretariat JEC.
Mengenai Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) di Yogyakarta, Susanto menjelaskan terdapat lebih kurang 120 toko yang mensupport jalannya pameran ini. Dengan harapan acara yang rutin diselenggarakan 1 tahun sekali ini akan berlangsung sukses seperti penyelenggaraan di tahun- tahun sebelumnya.
Pada pameran kali ini terdapat hampir 170 stand yang mengikuti ajang pameran produk-produk gadget. Mereka terdiri dari berbagai macam produk seperti laptop, notebook, PC tablet, printer, LCD Proyektor, dan asesoris-asesoris PC lainnya dengan berbagai brand seperti Axioo, Samsung, Lenovo, Acer, dan lain sebagainya. “Sebagian besar didominasi produk tablet serta notebook, dan selebihnya stand diisi oleh produk-produk asesoris”, lanjut Susanto.
Selain itu panitia penyelenggara juga menyediakan berbagai doorprise menarik agar acara pameran ini kian meriah. Dengan melakukan transaksi pembelian minimal 500 ribu rupiah pengunjung akan mendapatkan satu kupon undian untuk memperebutkan hadiah dari panitia. “Untuk hadiah ada asesoris komputer seperti flashdisk, speaker, hingga kami berikan tablet secara cuma-cuma”,tutupnya.

Outlet Biru, Alternatif Belanja


Oleh Anisa Huda Ningtyas


Siapa yang tidak tertarik dengan barang merk terkenal namun berharga miring? Mungkin hampir seluruh orang menyukainya. Kini brand terkenal itu tidak hanya dapat dinikmati oleh para pemilik dompet tebal saja, melainkan  masyarakat berpenghasilan menengah pun dapat ikut merasakan memiliki barang merk terkenal tersebut. Bagi para anak muda jogja, nama “outlet biru” sudah tidak asing lagi ditelinga. Yakni sebuah outlet yang menyediakan berbagai macam pakaian, celana, sepatu, tas, dompet dan semacamnya dengan harga miring.
 Bagi pendatang baru yang masih awam dengan kota Jogja, mungkin akan sulit menemukan keberadaan outlet biru tersebut karena terlihat seperti sebuah toko baju biasa yang mirip dengan outlet-outlet baju lainnya. Yang membedakan outlet ini dengan outlet lainya, setelah kita masuk kedalam outlet  tersebut barang yang disediakan adalah barang-barang dengan merk yang terkenal tapi uniknya dengan bandrol harga yang miring, berbeda dengan bandrol harga merk tersebut ketika melihatnya di Mall-Mall.
Setelah masuk kedalam toko tersebut, saya sempat kagum karena toko tersebut berisi berbagai macam barang. Di lantai satu dapat ditemukan kemeja laki-laki, celana jeans, dompet kulit, tas kulit, dll. Saat mencoba naik ke lantai dua, barang-barang lebih di dominasi dengan barang perempuan seperti baju, gaun, tas pesta, tas kerja, dompet, dan masih banyak lagi. Berada ditempat ini membuat selera belanja setiap orang tergugah. Kapan lagi memiliki barang dengan merk terkenal dan kualitas terbaik tapi dengan harga yang masih bisa terjangkau dengan dompet mahasiswa?
Ketika smencoba berbincang dengan seorang pengunjung, baru diketahui ternyata barang-barang adalah barang yang cacat yang memang tidak dapat dijual ditoko aslinya. Akan tetapi kerusakan atau cacat tersebut tidak terlalu parah sehingga masih dapat dijual dengan harga yang lebih rendah. “Kalau mbak ke Outlet Biru,mending beli tas aja mbak,karena tasnya merk asli tapi harganya bisa bersaing sama toko lain,” ungkap seorang pengunjung bernama Rio.
Sebuah factory outlet atau yang sering disebut anak muda masa kini dengan sebutan distro ini terletak di Jl.Dr.Wahidin, Pringgolayan, Selokan Mataram,Yogyakarta. Dari arah jalan Solo, masuk ke daerah Nologaten lurus ke utara sampai tiba pada perempatan dengan sebuah bangunan besar berlantai dua disebelah kiri jalan. Teras bangunan digunakan sebagai tempat parker. Akan tetapi apabila sedang ada agenda cuci gudang, teras tersebut dialih fungsikan menjadi tempat berjualan sedangkan parkir kendaraan biasanya dipinggir jalan besar atau dirumah-rumah seberang outlet biru tersebut. Selamat berbelanja.

Kreasi Kaos Berkumis


Oleh Adi Supriyanto
Kota Jogja kini sudah berada di abad 20 dengan zaman yang serba modern dan canggih akan teknologi-teknologi baru. Hidup kita selalu berkembang dari jaman ke jaman untuk menyesuaikan dengan lingkungan sekitar kita agar selalu update informasi dengan perkembangan yang ada.
Ketika seorang merasa nyaman dan enjoy dengan pakaian yang dikenakan serta cocok untuk tubuhnya, maka orang lainpun akan merasa simpatik dengan pakaian yang dipakai untuk menutupi aurat maupun melakukan aktivitas sehari-hari tersebut. Kaum hawa-lah yang sangat memperhatikan satu gerak detik perubahan fashion untuk ikut memeriahkan gaya pakaian yang sedang nge-trend sekarang ini.
Contoh kaos yang sedang nge-trend sekarang ini adalah kaos dengan gambar kumis. Gambar kumis tersebut membuat perempuan tersenyum dan tertawa kecil saat melihat gambar kumis berbentuk unik dan elegan itu. Dengan variasi beberapa warna kaos yang dapat memberikan banyak pilihan kepada pelanggan yang hendak membelinya.
Karena wanita cenderung menyukai gambar yang lucu-lucu bisa membuat orang-orang yang sedang berada disekilingnya terpukau dengan penampilan dan gambar dari kaos bergambar kumis tersebut. Sampai-sampai tidak perlu pikir panjang entah cocok atau tidak dengan ukuran tubuhnya dan langsung membelinya tanpa basa basi.
Berbeda dengan kaum adam yang kurang begitu memperhatikan pakaian yang dikenakan karena kali-laki cenderung bersifat cuek dan apa adanya. Selain itu juga memiliki karakter yang simpel dibandingkan kaum hawa.
Pada dasarnya hal pertama yang akan dinilai oleh orang lain adalah penampilan dan cara berpakaian yang baik. Kecocokan kombinasi antara bawahan dan atasan mendapat perhatian khusus. Sehingga seseorang tersebut lebih mudah dipahami karakternya  sesuai dengan penampilannya saat berpakaian. Karena penampilan dapat mempengaruhi segalanya, dari ketidaksukaan sampai yang paling suka ketika seseorang memandang penampilan orang tersebut.

Tablet PC Geser Laptop

Oleh Tiya Oktaviana 
Keberadaan tablet PC turut memeriahkan pasar gadget di Indonesia. Berbagai merk dengan penawaran fitur yang lebih canggih menjadi primadona tersendiri. Sebut saja Dyah Aini Sulistyowati, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini mengaku lebih menyukai tablet PC dibanding laptop. Hal ini diungkapkan karena tablet PC lebih mudah digunakan dengan berbagai fitur yang menunjang mobilitasnya. “Tablet PC ibaratkan gabungan dari laptop dengan smartphone. Kita bisa membaca, menulis, membuat tugas, mengakses internet seperti menggunakan laptop. Selain itu kita juga bisa telepon, kirim pesan, foto-foto seperti pakai handphone”, ujarnya.
Selain fiturnya yang memanjakan pemilik, ia menambahkan bahwa tablet PC lebih mudah dibawa ke mana-mana dibandingkan laptop yang cenderung ribet. “Harus dibuka dulu, dihidukan, terus berat lagi bawanya. Kalau tablet lebih ringan, tinggal menekan tombol sekali sudah bias hidup, dan tidak membosankan seperti laptop” imbuhnya. Meski demikian mahasiswa jurusan Bahasa Inggris ini, mengaku masih belum bisa meninggalkan laptopnya untuk kebutuhan kuliah seperti membuat makalah atau skripsi yang tengah dijalaninya.
Pasar tablet PC memang terus naik menggeser laptop. Sekalipun dikeluarkan ultrabook untuk memperkokoh posisi laptop tidak banyak mempengaruhi keistimewaan tablet PC di hati penggemarnya. Kini berbagai merk tablet PC menghujani pasar teknologi di Indonesia. Dari yang terjangkau sampai dibanderol puluhan juta.

Tak Sekedar Cantik di Luar


Oleh Irma Suryani 
Fashion memang menjadi perbincangan abadi yang senantiasa ada. Begitu pula dengan tata kecantikan yang dibutuhkan setiap insan khususnya kaum hawa. Karena “sandang” memang menjadi satu diantara tiga kebutuhan pokok manusia. Seperti penuturan Tataqriana Zellawati Ningtyas, “Fashion atau busana adalah kebutuhan wajib bagi semua”. Selain sebagai penutup aurat juga sebagai penunjuk identitas diri, dengan berbusana yang pantas, orang akan merasa lebih percaya diri. “Pakaian juga sebagai penunjuk strata sosial kemasyarakatan lho”, ujar mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Berbicara mengenai mode yang sedang naik daun, gadis yang akrab disapa Tata ini berpendapat bahwa trend yang sedang digandrungi banyak orang adalah tipe busana korea yang simple, elegant, modis, enak dipandang, cepet dan ga ribet. Dilatarbelakangi banyaknya remaja dan –bahkan- mahasiswa yang tergila-gila dengan artis dan film korea, mode busana pun mengikuti alurnya. Selain pakaian yang mengkiblat korea, jenis riasan pun cenderung meniru trend K-Pop yang ringan dan alami. “riasannya (korea) itupun soft dan natural, jadi ga kehilangan cantik wajah aslinya”, tutur mahasiswi Jurusan Teknik Boga dan Busana ini.
Ditanya mengenai ruang lingkup tata busana, mahasiswi yang juga bekerja di Salon Kecantikan Kayla ini mengutarakan bahwa dunia fashion tidak hanya terbatas pada model pakaian saja, tetapi juga mengedepankan kesehatan kulit dan rambut. “Rambut dan kulit juga termasuk kedalam tata busana lho, karena busana yang indah akan semakin cantik bila didukung kulit dan rambut yang sehat”, tuturnya bersemangat. Selain kesehatan fisik, pola kepribadian pun menjadi tolak ukur sejuh mana inner beauty yang dimiliki. “Kecantikan tidak hanya diukur secara fisik saja, kecantikan pribadi dan watak juga lebih penting”, lanjutnya.
Saat ditemui di studionya, mahasiswi yang sudah melanglang buana selama bertahun-tahun di dunia tata busana ini mengutarakan tentang harapannya yang ingin agar fashion busana muslim mampu merajai Indonesia. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, dia ingin meciptakan kreasi dan model baru busana muslim yang modis, elegan, dan syar’i. “harapanku nanti supaya fashion itu lebih mengutamakan baju-baju muslim dan syar’i”, tutupnya seraya tersenyum.

Viola Ladies Boutique, Selalu Terbaru


Oleh Lailatul Pathia 
Perkembangan gaya busana telah meningkat pada dekade sekarang ini. Gaya busana mulai dari anak-anak sampai orang tua memiliki model serta warna yang bervariasi yang disesuaikan dengan usianya. Hal inilah yang membuat desainer-desainer harus berinovasi dalam membuat fashion tertentu.
Melihat fenomena seperti itu memicu banyaknya toko-toko dan butik-butik yang menawarkan fashion dengan model-model terkini yang disesuaikan dengan jamannya. Viola Ladies Boutique misalnya, tempat ini banyak menyediakan fashion khusus untuk wanita. Butik yang terletak di jalan Selokan Mataram, Pringgolayan, Sleman ini menjual banyak kebutuhan wanita mulai dari baju, celana, gamis, tas, sandal, sepatu, aneka model kerudung, peralatan shalat, aksesoris, kaos-kaos, serta kebutuhan rumah tangga lainnya seperti seprai, hiasan rumah dengan berbagai macam model, bentuk, dan harga yang bervarian dengan harga lumayan terjangkau.
Butik yang mulai buka pukul 09.30 WIB sampai pukul 21.00 WIB ini selalu ramai dikunjungi pelanggan. Nita misalnya, mahasiswi salah satu universitas negeri di Yogyakarta ini mengaku sering mengunjungi butik ini, “Sering juga kesini, walaupun nggak rutin setiap bulan tapi saya lebih senang belanja disini karena modelnya yang beragam dan harganya pun sesuai dengan kantong mahasiswa juga karyawan yang ramah”, ungkapnya.
Sebagai butik yang banyak diminati pengunjung, Viola selalu mengganti model-model yang ditawarkan sesuai dengan fashion yang sedang musim. Tak hanya persediaan barang yang diperhatikan namun juga tempat, warna, dan tata letak produk pun menjadi pertimbangan yang cukup diperhitungkan. Misalnya untuk tempat butik ini memadukan warna ungu, pink, putih, dan warna cerah lainnya pada tembok butik agar terlihat lebih cerah dan tidak membosankan pelanggan ketika berbelanja. Warna-warna cerah ini sengaja dipilih karena disesuaikan dengan target pembeli yaitu ladies atau wanita.
Butik ini sudah berdiri selama setahun dan memiliki banyak pelanggan tetap, “Sudah berdiri selama setahun. Kami tidak buka cabang butik ditempat lain, hanya disini, dan selama setahun itu kami sudah memiliki banyak pelanggan terutama wanita”, ungkap salah satu pengelola butik. So, bagi wanita-wanita yang senang dengan fashion yang up to date segera kunjungi Viola Ladies Boutique ini…